ROKOK VS VAPOR
Apa sih beda antara rokok dengan vapor?
Rokok menghasilkan asap karena proses pembakaran. Artinya
zat pembuangan yang dihasilkan lebih banyak. Sedangkan vapor menghasilkan uap
yang diperoleh dari pemanasan cairan yang ada di dalam vapor itu sendiri.
Karena partikel yang dihasilkan lebih kecil disbanding partikel asap rokok.
Apa perbedaan kandungan diantara keduanya?
Rokok mengandung kurang lebih 4000 zat kimia berbahaya
seperti tar, karbonmonoksida, dan nikotin. Tar bersifat karsinogenik artinya
dia dapat memicu terjadinya kanker. Lalu, karbonmonoksida didalam tubuh akan
bersaing dengan oksigen untuk berikatan dengan hemoglobin. Artinya, apabila
kadar karbonmonoksida didalam tubuh cenderung tinggi dan secara otomatis kadar
oksigen menurun. Karena inilah badan bisa lemas. Walaupun kadar monoksida dalam
rokok tidak terlalu tinggi, tetapi ia akan menumpuk secara perlahan. Kemudian
nikotin akan merespon adrenalin, dia bersifat adiktif, dan dapat menyebabkan
kecanduan, dan dapat menyebabkan penyakit lain seperti jantung, stroke, bahkan
kanker.
Didalam vapor, ia tetap mengandung nikotin walaupun kadar
nikotin lebih sedikit dibanding di dalam rokok. Dan tetap ada efek samping dari
nikotin itu sendiri. Vapor mengandung nikotin, propylene glycol dan gliserin
yang apabila dipanaskan dalam tubuh dengan suhu yang tinggi, ia akan
menciptakan senyawa formaldehida atau biasa disebut dengan formalin. Nah,
senyawa ini apabila dihirup, akan menyebabkan kanker.
Kenapa rokok lebih berbahaya, padahal uap pada vapor lebih
banyak?
Karena, kandungan nikotin dalam rokok jauh lebih banyak
dibandingkan vapor. Tapi, bukan berarti vapor tidak ada bahaya nya loh. Menurut
jurnal penelitian, uap yang dihasilkan vapor memiliki partikel yang sangat
kecil. Sehingga dapat mengiritasi mata, saluran pernapasan. Didalam jurnal juga
menuliskan bahwa vapor berkontribusi menyebabkan penyakit asma, bronchitis,
batuk yang tak kunjung sembuh, dll.
Apakah uap vapor bahaya untuk orang sekitar?
Jawabannya iya. Karena uap vapor mengandung zat buangan yang
akan tetap mengiritasi mata dan saluran penapasan. Siapapun yang menghirupkan
akan terkena dampaknya. Bukan hanya pada rokok saja loh ternyata.
Kenapa perokok bisa lebih focus?
Karena itu adalah penyebab dari nikotin. Karena nikotin akan
merangsang hormone adrenalin. Hormone yang membuat kita berjaga. Kita akan
deg-degan, pandangan lebih focus, reflex lebih baik.
Kenapa berhenti merokok itu susah banget?
Karena sebanyak nikotin yang dihirup, semakin banyak pula
reseptor nikotin yang terbentuk diotak. Reseptor itu seperti gembok yang
terdapat lubangnya dan nikotin seperti kuncinya. Jadi, mereka akan berikatan
satu dengan yang lainnya. Apabila mereka
berikatan, maka otak akan mengeluarkan hormone endorphin, dopamine, atau
hormone-hormon yang bikin bahagia. Itu juga alasan mengapa perokok lebih
bahagia.
Otak kita akan beradaptasi akibat adanya nikotin. Sehingga,
tubuh pun secara fisik akan beradaptasi pula. Nah, itu alasan kenapa perokok
susah sekali untuk berhenti. Karena tubuh sudah beradaptasi dengan nikotin.
Apabila tubuh tidak diberi asupan nikotin, tubuh tidak akan berfungsi dengan
baik.
Menurut penelitian, hanya 3% perokok yang hanya benar-benar
berhasil berhenti merokok.
Nah, parahnya lagi untuk mendapatkan efek yang sama seperti
lebih bahagia, rileks dll dibutuhkan dosis yang semakin meningkat setiap hari.
Inilah mengapa perokok setiap hari semakin banyak jumlah rokok yang dibakar.
Kenapa orang yang berhenti merokok semakin gemuk?
Nikotin akan meningkatkan adrenalin, dimana adrenalin akan meningkatkan
kadar gula darah dan akan menghambat hormone insulin. Jadi, kadar gula dalam
tubuh kita tinggi dan akhirnya tubuh akan menganggapnya itu sebagai rasa
kenyang. Ini yang sering dipakai cewek agar badan mereka kurus. Padahal efek
nya lebih banyak, seperti kulit kering, kusam, dll.
Vapor bikin bibir hitam?
Karena kandungan nikotin pada rokok dapat menghitamkan
bibir, otomatis vapor juga begitu. Karena nikotin dapat menghambat sirkulasi
darah.
Apa bisa berhenti merokok melalui vapor?
Memang ada sebagian orang yang menggunakan cara ini. Tapi
kebanyakan malah betah pada vapor. Bukannya berhenti malah koleksi macam rasa
vapor.
Kalau vapor dibandingkan shisha?
Shisha adalah tembakau yang diberi perasa kemudian dipanaskan
dengan arang yang dibakar. Jadi, sisha sama saja dengan rokok+vapor. Satu
isapan sisha, sama saja dengan membakar satu batang rokok full.
Comments
Post a Comment